Gradakkriminal.com PALI - Di tengah sulitnya tekanan ekonomi saat ini, bantuan sosial sangat meringankan beban masyarakat miskin, maka dari itulah bantuan tersebut sangat di harapkan oleh masyarakat golongan menengah ke bawah.
Namun, bantuan tersebut terkesan tak tepat sasaran siapa yang di beri dan siapa yang layak menerima.Akibatnya, angka valid jumlah kemiskinan di Indonesia menjadi blur.
Salah satu warga di lingkup Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, yang namanya enggan di sebutkan, mengungkapkan kekecewaannya terkait carut marut kriteria penerima bantuan sosial yang ada di Indonesia Khususnya di Kabupaten PALI.
" Saya selaku warga PALI sangat bingung kriteria yang di data oleh pihak Pemerintah yang layak menerima bantuan sosial (Bansos)itu seperti apa??? paparnya kepada awak media kamis 01/10/26 melalui pesan WhatsApp
"sudah terlihat jelas perbedaan antara orang yang mampu dan tidak mampu oleh rakyat jelata seperti kami.Namun hal itu yang memunculkan kecemburuan sosial atara kami.
Karena mereka yang kesehariannya terbilang mampu, namun dapat bantuan, sedangkan yang kita lihat kesehariannya terlihat keterbatasan ekonomi sama sekali tidak dapat bantuan. yang lebih parah lagi ketika ada pencairan bantuan sosial apapun, kita hanya bisa gigit jari" tutupnya.
hal ini harus menjadi pelajaran besar bagi pihak Dinas Sosial, agar yang mendata penerima bantuan tersebut, lebih detail dalam mendata agar mendapatkan daftar penerima Bansos yang akurat. untuk memastikan pemutakhiran data benar-benar sesuai dengan aturan yang berlaku, agar terwujudlah bantuan pemerintah tepat sasaran.(Anton)

