JIRAK JAYA, MUBA, GRADAKKRIMINAL.COM – Tampak depan gedung SMPN 1 Jirak Jaya terlihat rapi dengan cat hijau dan atap merah. Namun kondisi di bagian samping sekolah justru memprihatinkan.
Pantauan di lapangan, Senin (10/8/2026), area samping gedung dipenuhi semak belukar, tanah kering, dan sampah bekas bakaran. Pagar sekolah sebagian tampak bengkok dan hampir roboh.
Kondisi ini memicu pertanyaan dari warga. Mereka berharap pihak sekolah dan dinas terkait transparan terkait penggunaan dana BOS untuk perawatan dan kebersihan lingkungan sekolah.
"Depannya bagus, tapi sampingnya seperti belukar. Pagar juga banyak yang bengkok mau roboh. Kami warga bertanya, kemana dana BOS selama ini?" ujar salah seorang warga.
Warga berharap kepala sekolah bersama komite sekolah segera melakukan pembenahan, minimal pembersihan rutin dan perbaikan pagar demi keamanan dan kenyamanan siswa saat belajar.
Sekolah yang bersih dan aman dinilai penting untuk mendukung proses belajar mengajar dan menciptakan lingkungan pendidikan yang layak.
Sementara Kepala Sekolah SMPN 1 Jirak jaya SUYONO. S.P.d saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp nya mengatakan
"Waalaikumsalam
Terima kasih atas pantauan dan masukannya atas lingkungan SMP Negeri 1 Jirak Jaya.
Terkait pengamatan saudara terhadap pagar sekolah yang menurut saudara tampak terancam roboh, mungkin yang saudara maksudkan adalah yang dalam foto saudara tersebut, namun sebenarnya pagar tersebut masih kokoh dan sekarang kami sedang proses pengecatan ulang pagar, yang sudah kami mulai dari pintu gerbang.
Seperti sudah kami sampaikan bahwa kami saat ini sedang melakukan perawatan pengecatan pagar juga gedung serta perawatan penebasan dan pembersihan samping gedung sekolah. Perawatan dan pembersihan kami lakukan secara bertahap mengingat banyaknya komponen sekolah lainnya yang membutuhkan perhatian dan prioritas.
Terkait adanya bekas pembakaran kayu yang berserakan, jika yang saudara maksudkan seperti dalam foto saudara, sepertinya itu terdapat diluar pagar sekolah.
Kami sangat berterima kasih atas kritik dan masukannya untuk kebaikan sekolah kami, namun karena cukup banyak perawatan sekolah yang harus kami lakukan kami mungkin memprioritaskan yang lainnya dulu, dan itu bukan berarti kami menutup mata atas kondisi yang belum tersentuh, karena seperti yang kami sampaikan saat ini kami sedang proses membenahinya.
Mungkin sementara itu yang dapat kami sampaikan, sekali lagi kami ucapkan terimakasih atas perhatiannya.
-(tim) -

