Memalukan,,, Diduga Oknum Polisi Polsek Penukal Di Duga Meminta uang Sebelum Penangkapan, Keluarga Ayu Wandira Kebingungan. - Gradak kriminal

Berita Terbaru

Wednesday, July 15, 2026

Memalukan,,, Diduga Oknum Polisi Polsek Penukal Di Duga Meminta uang Sebelum Penangkapan, Keluarga Ayu Wandira Kebingungan.


PALI Gradakkriminal.com - Sangat di sayangkan Perlakuan seorang oknum polisi berinisial R yang bertugas di Kapolsek Penukal, Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir.

Beberapa hari yang lalu telah terjadi pembakaran rumah di Desa Tambak Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI.

Berita ini sangat viral saat ini di bumi serepat serasan terkait mantan menantu membakar rumah mantan mertua.

hal ini sempat menjadi perhatian Publik maupun para pakar hukum yang ada di lingkup Kab.PALI, lantaran beribu tanggapan yang berbeda di komen sosmed tentang Ayu Wandira.

ada yang menyalahkan Ayu Wandira karena mengambil keputusan sendiri.ada pula yang menanggapi bahwa keputusan ayu wandira sudah tepat.


Benar kata netizen masalah Ayu wandira ini menarik untuk di gali, karena pasti menyimpan seribu cerita duka sehingga perbuatan tak lagi memperdulikan neraka.


Terpantau oleh awak media Geradakkriminal.com ketika memintai keterangan kepada pihak keluarga Ayu Wandira, hal ini kemungkinan besar di picu karena seolah hukum dunia tak terlaksana, maka hukum rimba yang bicara.


menurut pengakuan dari sang ayah Ayu wandira kepada awak media di tempat kediamannya di Desa Babat pada Selasa 14 juli 2026.


"Pertama kami pihak keluarga sudah bersabar dengan perlakuan mantan menantu saya yang begitu tidak manusiawi terhadap anak saya.

pada saat itu Ayu juga sudah sabar dan menyerahkannya kepada Allah SWT terkait musibah yang menimpah dirinya. saya juga sudah mencoba menghalangi anak-anak saya untuk balas dendam.


Namun pada saat itu kejadian sangat runyam sang mantan menantu mau merampas motor lagi untuk yang kedua kalinya , pihak keluarga sudah minta bantu kepada pihak Kepolisian Polsek Kecamatan Penukal Kab.Pali, namun oknum tersebut kembali nelp minta  agar uang  sisa sebesar Rp.2.000.000,00 (Dua Juta rupiah) tersebut segera di kirimkan agar bisa di lakukan penangkapan. sebelumnya oknum tersebut diduga meminta uang 3.000.000,00 ( tiga juta rupiah )sudah di lakukan pengiriman oleh Ayu sendiri sebesar 1.000.000,00 ( satu juta rupiah ). nah untuk yang kedua kali ini pihak kami kembali minta bantu, namun yang terjadi oknum tersebut malah menagih sisa uang 2.000.000,00 yang belum di kirim saat itu" ungkapnya.


"Ifa selaku ayuk kandung dari Ayu Andira bergegaslah mencari tempat penggadaian motor  untuk mendapatkan uang 2.000.000- tersebut, berharap agar terduga pelaku segera di tangkap pihak kepolisian yang mana keberadaan terduga pelaku sudah di ketahui oleh oknum tersebut.


namun karena saat itu desakan dari ayu sudah larut malam, sudah kesana kesini usaha untuk mencari uang tersebut, namun gagal sehingga penangkapan tersebut hilang cerita" tutupnya.


sehingga terjadilah kasus sebesar ini.menurut sang ayah kandung dari Ayu wandira sendiri memastikan 100% Ayu tidak akan melakukan hal ini, kalau yang ia hadapi saat itu adil.


Kapolsek Penukal AKP Sumartono memberi tanggapan melalui pesan WhatsAppnya ketika di mintai tanggapan terkait hal tersebut. "Tadi saya sudah minta R utk beritikad baik dengan keluarga Ayu utk mengembalikan uang tersebut" tutupnya.


Waren ketua 1 LSM Lidik memaparkan" Kami meminta agar Propam menindaklanjuti permasalahan ini, karena hal ini sudah merusak nama baik Satuan" tutupnya.(Anton)