Ribuan Peserta Banjiri Audisi D’Academy 8 di Sekayu, Bupati Toha: Panggung Mimpi Anak Muda Muba - Gradak kriminal

Berita Terbaru

Saturday, April 18, 2026

Ribuan Peserta Banjiri Audisi D’Academy 8 di Sekayu, Bupati Toha: Panggung Mimpi Anak Muda Muba


Sekayu, Muba, Gradakkriminal.com - Gelombang euforia dangdut membanjiri Kota Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin. Ribuan peserta dari berbagai daerah memadati halaman Kantor Bupati Muba untuk mengikuti audisi Dangdut Akademi 8 (D’Academy 8), Rabu (16/4/2026). Ajang ini menjadi magnet besar pencarian bakat sekaligus panggung harapan bagi generasi muda.


Di tengah lautan talenta, Bupati Muba HM Toha Tohet, SH hadir langsung didampingi Asisten II Setda Muba Alva Elan, SST., MPSDA dan sejumlah kepala OPD. Kehadiran mereka untuk menyapa sekaligus menyuntikkan semangat kepada para peserta, khususnya putra-putri asli Musi Banyuasin yang siap mengadu kemampuan di panggung bergengsi tingkat nasional.


Sejak pagi, sorak dukungan dan harapan mengiringi langkah peserta yang rela antre demi menunjukkan bakat terbaik. Halaman Kantor Bupati Muba seketika berubah menjadi panggung mimpi, tempat ribuan anak muda mempertaruhkan masa depan di dunia tarik suara.


“Percaya diri, tetap semangat, dan jangan pernah menyerah. Kalau belum berhasil tahun ini, bangkit dan coba lagi. Dengan semangat hari ini, saya yakin peserta dari Muba mampu bersaing bahkan keluar sebagai juara,” tegas Bupati Toha di hadapan peserta.


Menurutnya, audisi ini bukan sekadar pencarian bakat, melainkan momentum strategis mengangkat potensi daerah ke panggung nasional. Kehadiran Dangdut Akademi di Muba dinilai membuka ruang besar bagi generasi muda untuk menembus industri hiburan sekaligus mengharumkan nama daerah.


Selain itu, gelaran ini membawa efek domino positif bagi perekonomian lokal. Aktivitas UMKM di sekitar lokasi audisi meningkat signifikan, mulai dari kuliner, transportasi, hingga jasa pendukung lainnya. 


“Ini bukan hanya tentang lomba menyanyi, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat. Kita berharap kegiatan seperti ini bisa rutin digelar setiap tahun, agar semakin banyak talenta lokal yang terasah dan mimpi-mimpi besar bisa terwujud,” pungkas Bupati Toha.


Para peserta mengaku termotivasi dengan dukungan langsung dari kepala daerah. “Jadi lebih semangat. Ada Pak Bupati yang datang, rasanya diperhatikan. Semoga ada wakil Muba yang lolos sampai final,” ujar Dina, peserta asal Bayung Lencir.


Audisi D’Academy 8 di Sekayu menjadi bukti bahwa dangdut tetap menjadi budaya populer yang menyatukan masyarakat sekaligus membuka jalan prestasi bagi anak muda daerah. 


(Nurdin)