JALAN DESA MEKAR JAYA KECAMATAN JIRAK JAYA RUSAK PARAH, MASYARAKAT BERHARAP PEMKAB MUBA SEGERA PERBAIKI - Gradak kriminal

Berita Terbaru

Saturday, April 25, 2026

JALAN DESA MEKAR JAYA KECAMATAN JIRAK JAYA RUSAK PARAH, MASYARAKAT BERHARAP PEMKAB MUBA SEGERA PERBAIKI


JIRAK JAYA, MUBA, GRADAKKRIMINAL.COM – Warga Desa Mekar Jaya, Kecamatan Jirak Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin mengeluhkan kondisi jalan desa yang rusak parah. Lubang menganga, aspal terkelupas, dan kubangan lumpur sedalam 30 cm membuat warga kesulitan melintas, terutama saat musim hujan.


Pantauan saptu 25/4/2026, kerusakan terparah terjadi di ruas jalan utama Dusun tuju (7) sepanjang kurang lebih 1,2 km. Jalan yang menjadi akses vital warga menuju kebun karet, sawit, sekolah, dan Puskesmas pembantu itu kini nyaris tak bisa dilalui mobil. Pengendara motor pun harus ekstra hati-hati agar tidak terjatuh.


“Kalau hujan, jalan ini seperti kubangan kerbau. Mobil sayur tidak masuk, anak sekolah sering terlambat karena harus muter jalan tanah. Kami sudah lama berharap ada perbaikan,” keluh Herman, 43, warga Dusun II Mekar Jaya.



Menurut warga, jalan tersebut rusak sejak 2 tahun terakhir dan makin parah akibat dilintasi truk angkutan sawit dan material. Upaya swadaya warga dengan menimbun batu dan tanah tidak bertahan lama. “Ditimbun hari ini, besok hancur lagi kalau dilindas truk,” tambah Herman.


Kepala Desa Mekar Jaya, Eko Suntoro, membenarkan jalan desanya rusak berat. “Sudah kami usulkan di Musrenbangdes 2023, 2024, dan 2025. Proposal juga sudah masuk ke kecamatan dan Dinas PUPR Muba. Jawabannya masih menunggu karena keterbatasan anggaran,” ujarnya.


Ia menyebut jalan tersebut merupakan jalan kabupaten yang menghubungkan Mekar Jaya dengan desa tetangga. “Harapan kami tahun 2026 ini bisa masuk prioritas. Kasihan warga, ini urat nadi ekonomi,” tegasnya.


Masyarakat meminta Bupati Muba dan Dinas PUPR segera turun melihat kondisi jalan. “APBD Muba besar. Masa benerin jalan 1,2 km saja tidak bisa. Kami bayar pajak, tapi menikmati jalan hancur,” ucap Yanti, 38, ibu rumah tangga.


Warga juga khawatir kerusakan jalan menghambat distribusi hasil pertanian dan akses layanan kesehatan darurat. “Kalau ada warga sakit malam-malam, ambulans susah masuk,” kata Yanti.


Hingga berita ini diturunkan, Kepala UPTD PUPR Wilayah Jirak Jaya belum bisa dikonfirmasi. Pesan singkat yang dikirim belum direspon.


(Nurdin)